KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH KALTIM

Persoalan ekonomi kerakyatan memang banyak sekali. Kecilnya kontribusi kegiatan ini, dibandingkan jumlah pelaku yang terlibat, adalah dampak dari kemampuan pelaku usaha untuk mengatasinya. Terbatasnya kemampuan pelaku usaha, ketimpangan pemerataan, pemasaran, permodalan,  alih teknologi, pelatihan, pendampingan merupakan beberapa masalah besar yang tengah dihadapi. Terbatasnya kemampuan UMKM ini menjadi kendala dalam mengolah, dan memanfaatkan serta memanfaatkan peluang potensi sumber usaha disekitar mereka. Seabrek persoalan ini pasti ada solusinya, bila semua pihak berperan, dibawah manajemen koordinator pengelola yang memiliki semangat baja didukung dengan kemampuan berfikir holistik, integrasi, thematik (fokus) dan spasial.

Gambar 1. Beberapa Produk Usaha Kecil dab Menengah Potensial yang memerlukan pembinaan.
Koperasi sebagai lembaga yang dapat berperan di hulu, maupun dihilir merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam memotori menarik, maupun mendorong bangkitan ekonomi kerakyatan, melalui pelayan usaha simpan pinjam, maupun peluang memasarkan produk, hasil olahan komoditi-komoditi potensial, andalan maupun fokus Kaltim.

Peran koperasi, memiliki kaitan yang erat dengan UMKM. Peran Koperasi dan UMKM di Kaltim sangat penting dalam menyerap tenaga kerja, maupun berkontribusi terhadap perkembangan Produk Domestik Regional Bruto di daerah. Pada tahun 2016 lalu, tercatat sebanyak 68,85 persen pekerja dari total yang bekerja di Kalimantan Timur dikontribusi oleh Koperasi, dan UMKM. Lembaga dan pelaku usaha ini juga menyumbang sebesar 12,28 persen terhadap total PDRB tahun 2016 Kaltim.
Sayangnya dari 5.546 Unit Koperasi di Kaltim, hanya 3.354 unit koperasi yang aktif, sedangkan 1.992 unit lainnya tidak aktif. Oleh karena itu pemerintah daerah, bersama-sama dengan pemerintah Pusat, dalam hal ini kementrian koperasi RI akan melakukan penataan ulang melalui reformasi koperasi, yaitu melalui kebijakan  rehabilitasi, reorientasi dan pengembangan.

Melalui rehabilitasi, dari 1.992 unit koperasi yang tidak aktif, 380 unit dibubarkan, sedangkan sisanya 1.612 diminta menyelesaikan persoalan dan kewajibannya kepada anggota, maupun pihak lain. Sedangkan selebihnya selain didorong untuk melakukan Rapat Anggota Tahunan, juga dikaji untuk keberlangsungannya. Dalam upaya menertibkan pelaksanaanya, akan dilakukan pengawasan oleh Satuan Tugas yang baru dibentuk tahun ini sebanyak 35 orang, di seluruh kabupaten kota dan Propinsi di Kalimantan Timur.

Besarnya jumlah Koperasi yang tidak aktif didaerah, disebabkan belum dijalankannya prinsip-prinsip corporate governance. Absenya fungsi-fungsi ini menimbulkan akibat ketidak puasan anggota, dan pihak-pihak terlibat sehingga menurunkan peran aktif koperasi, bahkan bubarnya koperasi tersebut. Beberapa prinsip corporate governance yang perlu diaplikasikan oleh para manajer dan pengurus koperasi adalah transparasi, partisipasi, aspirasi, efektif/efisien, kepastian hukum, pengawasan, profesionalisme, dan akuntabilitas. Khusus peran akuntabilitas, merupakan salah satu prinsip yang wajib dijalankan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Untuk mendorong agar pengurus koperasi di Kaltim dapat memahami, menyadari dan melaksanakan kewajibannya untuk Rapat Anggota Tahunan, sebagai sebuah kewajiban bentuk akuntabilitas yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 25 tahun 1992 tentang Koperasi, dan Peraturan Menteri Koperasi RI Nomor 10 tahun 2014 tentang Kelembagaan Koperasi, maka dalam tahun 2017 ini, Pemprov Kaltim melakukan pelatihan kepada pengurus Koperasi di Kabupaten/kota di Kalimantan Timur sebanyak 300 unit koperasi. Besarnya pelatihan masing-masing kab/kota sebanyak 30 unit koperasi. Di Balikpapan, Kukar dan Samarinda telah dilaksanakan,  sejak Januari – awal April 2017 ini, dan dalam waktu dekat akan dilakukan di Kutai Barat, dan menyusul daerah-daerah lainnya.
Untuk reorientasi koperasi, tidak lagi menganut paradigma kuantitas, yaitu kebijakan yang diarahkan pada pembentukan lembaga koperasi sebanyak-banyaknya, tetapi lebih diarahkan kepada terbentuknya kualitas yaitu walaupun koperasinya tidak banyak, tapi anggota dan volume usaha serta perannya dalam mensejahterakan masyarakat semakin meningkat.


Dan kebijakan pengembangan diarahkan pada kajian regulasi aturan penghambat koperasi, selain itu pengembangan juga di fokuskan pada pembiayaan koperasi, sektor riil, orientasi ekspor dan padat karya.   

KUNJUNGAN KERJA GUBERNUR KE KUTIM

Laporan merupakan informasi tentang keadaan, perkembangan, dan permasalahan program atau kegiatan dalam waktu dan tempat tertentu. Laporan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi, penilaian dan perbaikan dalam pelaksanaan lebih lanjut. Laporan yang akurat, dapat diperoleh bilamana informasi yang diterima, berkesesuaian dengan kondisi senyatanya. Untuk mendapatkan laporan yang akurat, diperlukan kunjungan, untuk pengukuran, perbandingan dan verifikasi terhadap laporan tersebut.

Gambar 1. Gubernur tengah menyampaikan arahan, dan melakukan Ground Breaking terhadap Pembangunan Pabrik Tepung Singkong/Tepung Pisang di Kawasan Ekonomi Khusus Maloy, Kutai Timur,
Kunjungan tidak hanya merupakan sarana untuk memperoleh informasi dan masukan yang lebih valid terhadap obyek yang di evaluasi, tetapi lebih memudahkan memahami informasi yang diterima dan mempelajarinya lebih mendalam, agar dapat diberikan solusi yang lebih tepat terhadap persoalan yang timbul, bagi pengambil keputusan.

Gambar 2. Sebagian rombongan, tamu dan undangan Groundbreaking yang hadir di Kantor KEK-MBTK Maloy, Kutim.
Gubernur Kaltim, selalu melakukan kunjungan kerja secara rutin, terutama terhadap kegiatan pembangunan tertentu yang dianggap strategis, dan sekaligus meresmikan atau melakukan peletakan batu pertama pembangunan .....
Gambar 3. Kunjungan Gubernur tengah memberikan sambutan pada panen raya padi, oleh kelompok tani penerima kredit pangan sejahtera dari Bankaltim.

PERKEMBANGAN PENDUDUK DAN PANGAN

Pada tahun 1800 jumlah penduduk dunia masih sebesar 1 miliar jiwa, dan jumlah ini meningkat menjadi 2 miliar jiwa, setelah 130 tahun kemudian yaitu 1930. Namun dalam periode-periode berikutnya jumlah pertambahan penduduk dunia, waktunya semakin singkat. Jumlah penduduk menjadi 3 miliar jiwa, setelah 30 tahun kemudian yaitu tahun 1960, dan menjadi 4 miliar jiwa tahun 1975, yaitu 15 tahun kemudian.

Dalam tahun 2011 jumlah penduduk dunia menjadi 7 miliar jiwa, berarti dibandingkan tahun dasar 1975 masih sebanyak 4 miliar, maka dalam kurun waktu tersebut rata-rata setiap 12 tahun, penduduk dunia bertambah sebanyak 1 miliar jiwa, oleh karena itu diperkirakan jumlah penduduk menjadi 11 miliar pada tahun 2035, dimana terjadi peningkatan konsumsi energi sebesar 41 %, dan tahun 2056 diperkirakan energi fosil habis, dan sumber energy baru diarahkan kepada pemanfaatan sumber energi terbarukan, diantaranya energy hayati. Sumber Smith,LC., The World in 2950, Four Forces Shaping Civilization’s Northern Future, British Petrolium, 2011, BP Statistical Review of World Energy June 2011, dan BP Energy Outlook 2035 Fact Sheet, 2014.

Pada saat kebutuhan energy ditumpukan kepada kepada hayati, maka beban exploitasi alam terutama lahan dan air akan semakin intensif, sementara itu ruang daratan juga dibutuhkan untuk perluasan pembangunan infrastruktur, perumahan dan permukiman, kawasan industri, ruang hijau dan aktivitas kegiatan budidaya tanaman, ternak dan ikan dan lain-lain.


Gambar 1.
PBB mengatakan pertumbuhan jumlah penduduk manusia sudah sampai
 pada tingkat sumber daya yang diperlukan untuk mendukungnya sudah melewati yang tersedia.
Lahan semakin sempit, dan air semakin terbatas tetapi harus menghasilkan lebih banyak untuk memenuhi kebutuhn pangan dan energy manusia yang terus meningkat...

Sementara itu saat ini saja karena kemiskinan, kelaparan dan kesehatan yang buruk telah mengancam jiwa anak didunia. Menurut UNICEF setiap 2,1 detik 1 orang anak meninggal, setiap menit 29 orang anak meninggal, setiap  hari 41.095 orang anak meninggal, dan setiap tahun  sebanyak 15 juta anak meninggal dunia.

Oleh karena itu harus ada upaya yang kongrit, yaitu menegakkan ketahanan pangan yang didukung oleh kemandirian pangan yang tangguh guna mewujudkan sasaran kedaulatan pangan. Semua sumber daya, kebijakan, regulasi dan kearifan lokal perlu disinergikan, agar efektifitas dan efisiensi pemanfaatannya dapat optimal dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Gambar 2. Potensi Perebutan Sumber Daya Alam Dunia
Uang sebagai sumber daya, dan terbatas menjadi energi bagi penyediaan, dan pemenuhan kebutuhan manusia. Sumber daya uang perlu digunakan secara efektif, efisien dan akuntabel dalam membiayai aktivitas  pembangunan, dan pemerintahan. Agar uang dapat dimanfaatkan secara efektif, efisien dan akuntabel dalam mewujudkan ketahanan pangan, kemandirian dan kedaulatan pangan maka penggunaannya perlu direncanakan untuk mencapai tujuan secara khusus, terukur, dapat dicapai, relevan, dengan batas waktu tertentu.

Pembangunan pangan perlu dibangun dalam konteks pemikiran yang holistik, integral, fokus dan spasial agar dayaguna dan hasil gunanya yang dicapai dapat optimal. Pembangunan pangan bukan hanya menekankan dari sisi produksi, tetapi juga akses pencapaian artinya tersedia secara merata dan terjangkau secara fisik serta daya beli penduduk, serta dapat dikonsumsi setiap waktu, dengan jumlah yang cukup, berkualitas, dapat diterima dan tidak berten tangan dengan keyakinan, agama
Dan budaya, dalam upaya mewujudkan Sumber Daya Manusia, yang sehat, aktif dan produktif berkelanjutan.

DEKRANASDA KALTIM : RAPAT KERJA DAN SYUKURAN ULANG TAHUN KE 31 DEKRANAS


Pada tanggal 16 Maret 2017 kemarin. Dekranasda Kaltim melaksanakan selamatan sederhana, atas hari Ulang Tahun ke 31 tahun Dekranas yang mestinya jatuh pada tanggal 7 Maret 2017 lalu. Acara selamatan ini dilakukan atas himbauan ketua Dekranas, serta perintah Ketua Dekranasda Kaltim. Acara ini telah dihadiri oleh Ketua, dan pengurus serta mitra kerja Dekranasda Kaltim di Kantor Dekranasda Kaltim, di Jalan Soekarno – Hatta, Samarinda Seberang. Sebelum acara selamatan ini, didahului rapat kerja dengan agenda rencana penataan Kantor Dekranas, Perkembangan Pembangunan dan Kesiapan Pemanfaatan Pembangunan 12 stand board di Convention Hall, dan perkenalan dengan rekan kerja ASEPHI, Kesiapan keikut sertaan Dekranasda Kaltim pada Pameran Inacraft 2017 di Jakarta, Laporan Aktivitas dan Rencana Kerja Bidang-bidang,  serta  Selamatan Syukuran atas Hari Jadi Dekranas ke 31.
Gambar 1. Ketua Dekranasda Kaltim, Ibu Hj. Ence Suharnie Faroek, didampingi Ketua Harian, Bpk. Fuad Asaddin dan  Sekretaris Bpk. Restiawan Baihaqi, memimpin rapat dihadiri beberapa pengurus Dekranasda Kaltim, di Kantor Dekranasda Kaltim, Jl. Soekarno Hatta Samarinda Seberang.
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA), adalah organisasi nirlaba yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut, serta berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya, yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM) di daerah. 

Dekranasda Kaltim telah terbentuk lama, namun pengurusan antar waktu 2013 – 2018, baru dilakukan beberapa waktu yang lalu, tepatnya 19 Januari 2017, disertai peresmian penggunaan Kantor Dekranasda di Jl. Sokekarno - Hatta, Samarinda Seberang oleh Gubernur Kaltim. Sedangkan Ketua umumnya Ibu Hj. Ence Suharnie Faroek, dilantik oleh Ibu Eni Guntarti Cahyo Kumolo Ketua Dekranas Pusat, dan ketua harian kami sendiri (Kadis P2KUKM Kaltim), dibantu oleh Ketua I Ibu Hj. Herly Warsita Rusmadi dan Ibu Hj. Rusmalia, dibantu Sekretaris dan bidang bidang serta anggotanya, dilantik oleh Ketua Dekranada Kaltim oleh ibu Hj. Ence Suharnie Faroek, pada hari yang sama, setelah pelantikan Ketua Dekranasda Kaltim.
Gambar 2. Berdoa bersama, Ibu Ketua, dan Ketua Harian, serta selurruh pengurus yang hadir, agar pelaksanaan Dekranasda Kaltim dapat berjalan lancar, dan dapat berperan nyata dalam pembangunan daerah.
Gambar 3. Ketua Dekranasda Kaltim melakukan pemotongan tumpeng, dan menyerahkan sajian kepada Ketua Harian, diikuti makan bersama pada siang itu, Kamis 16/3/17 di Kantor Dekranasda Kaltim, Jalan Soekarno Hatta Samarinda Seberang.
Organisasi ini memiliki tujuan 1). Menggali, mengembangkan dan melestarikan warisan budaya daerah serta membina penemuan dan penggunaan teknologi baru untuk meningkatkan kualitas dalam rangka memperkukuh jati diri budaya bangsa; 2).Menanamkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya seni kerajinan bagi kehidupan sehari hari warga negara Indonesia yang bisa meningkatkan martabat manusia; 3). Memperhatikan dan memperjuangkan kepentingan perajin dan peminat dengan mendorong semangat kewiraswastaan mereka; 4).Membantu pemerintah daerah merumuskan kebijaksanaan di bidang industri kerajinan dan program peningkatan kualitas sumber daya manusia; dan 5). Memperluas pangsa pasar hasil kerajinan.

Sebagai ketua harian, dan kepala bidang serta anggota kerja kami diarahkan oleh Ketua Dekranasda, dan Pengarah. Pengarah dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Bp. H. Awang Faroek Ishak, serta dibantu oleh kepala-kepala SKDP Kaltim, Pemerintah dan Dekranasda Kabupaten/kota dan lembaga keuangan diantaranya Kepala Bappeda, Kepala DPSDMP, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Direktur Utama BPD, Direktur Jamkrida, Asephi, Kepala Biro Umum, Kepala Badan Litbangda, Kepala Biro Humas, Kepala Dinas Pendapatan Daerah, kepala-kepala bidang di P2KUKM serta seluruh ketua dan anggota Dekranasda serta P2KUKM Kabupaten/kota se Kaltim.

Setelah pelantikan kepengurusan 19 Januari 2017 itu, kami langsung bekerja, dengan melaksanakan langkah-langkah konsolidasi kepengurusan mulai Provinsi dan Kabupaten/Kota se Kaltim, menata dan mengisi serta mengoperasionalkan kantor Dekranasda Kaltim, mengisi hasil-hasil kerajinan koleksi kabupaten/kota se Kaltim, mensinergikan kerja antara UPTD P2UKM dan Dekranasda, serta beberapa Dinas Pendukung, membangun 12 Stand Board di Convention Hall, sebagai tempat promosi permanen dan pemasaran produk Kaltim dan Kabupaten/kota, melakukan kemitraan dengan Hasandra dan Omahku, menyiapkan kerjasama dengan pihak ke III, serta menyiapkan langkah-langkah untuk mengikuti beberapa pameran/expo baik di daerah maupun Nasional, dan Internasional, serta upaya-upaya pembinaan pengrajin, baik melalui Dinas P2KUKM Provinsi, maupun Kabupaten/kota di Kaltim.  

Koordinasi, Integrasi dan simplikasi juga kami lakukan dengan Dinas P2KMUKM kabupaten/kota dalam rapat koordinasi penyusunan program dan kegiatan tahun 2018, pada tanggal 7 - 9 Maret 2017 lalu, di Hotel Sintuk Bontang.

Untuk mengarahkan agar program dan kegiatan Dekranasda Kaltim, dapat terlaksana dengan fokus dan terukur, sampai dengan tahun 2018 yang akan datang, maka kami tengah menyiapkan penyusunan Renstra Dekranasda Kaltim 2017-2018. Melalui Visi, dan Misi, tujuan serta sasaran Renstra Dekranasda Kaltim yang dirumuskan dan dijabarkan kedalam rogram, dan kegiatan serta dukungan sumber daya dengan penanggung jawab yang jelas ini, diharapkan Dekranasda Kaltim dapat berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan seni dan budaya daerah, peningkatan ekonomi masyarakat serta pemberdayaan masyarakat di sentra-sentra serta kawasan produksi dan industri di Kaltim.  

Program dan kegiatan ini hanya akan dapat dirumuskan, dan dilaksanakan bila semua pengurus dan stakeholder melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan tanggungjawabnya.


PENTINGNYA KESEIMBANGAN HIDUP


Bila Anda sudah sukses dan bahagia, tetapi ada pihak lain yang komplain karena haknya terabaikan, dan Anda sendiripun merasa ada kewajiban yang tercecer belum Anda lakukan maka hidup Anda belum seimbang.

Keseimbangan dapat dipahami sebagai posisi tegak ditengah antara dua hal, yang kedua hal tersebut sama atau hampir sama sehingga tidak cenderung kesalah satu diantara kedua hal tersebut. Misalkan antara dua jalan atau arah yang saling bertentangan, salah satu dari dua arah tersebut tidak dapat mengambil hak yang lebih banyak dan melampaui yang lain. Jadi keseimbangan adalah hubungan yang proporsional diantara segala sesuatu.
Gambar 1. Keluarga muda yang berbahagia, Satria Paradita (kanan) dan
Isterinya, Raisa Almyra Dita (kiri), dan putera pertama mereka Attha (digendong).
Pentingnya keseimbangan adalah lebih memotivasi diri sendiri antara hidup dan pekerjaan, meningkatkan kualitas manajemen diri untuk hidup dalam multi peran dan fungsi, meningkatkan kualitas hidup, bekerja dengan sikap dan cara holistik, dan memiliki sikap positif dalam mengatasi kelelahan.

Implikasi makna keseimbangan dalam kehidupan manusia terasa dalam ilmu dan amal, antara rasa takut dan harapan, keseimbangan dalam menjalankan ibadah agama, dan kesimbangan dalam alam semesta.  Efek makna keseimbangan diatas tercurah dalam peran kita sebagai individu, sosial, keseimbangan hidup dan kerja, keseimbangan dunia dan akhirat.


Kehidupan manusia perlu memenuhi keseimbangan hak internal, dan external. Keseimbangan internal dalam diri manusia meliputi : dimensi fisik - agar tetap sehat, emosional - perasaan yang bersih, mental - fikiran yang jernih dan spiritual - kedekatan dengan tuhan. Sedangkan keseimbangan external adalah keseimbangan memenuhi hak orang-orang disekitar Anda, melalui peran-peran sebagai suami atau isteri, orang tua, keluarga, pekerja, pemimpin dan lain-lain.

Menurut Akhirudin DC,.MA, 2015 bahwa : Dalam menjalani kehidupan, manusia membutuhkan keseimbangan. Keseimbangan akan menghasilkan kemampuan diri, sesuatu kekuatan yang sangat diperlukan untuk bertanggungjawab penuh atas pekerjaan, keluarga, kehidupan pribadi, sosial dan spiritual. Dengan memiliki keseimbangan, seseorang dapat selalu siap dan berdaya penuh untuk melayani semua urusan kehidupan dengan penuh tanggung jawab. Keseimbangan inilah untuk menggapai kebahagiaan.

PROSPEK BISNIS DAN INVESTASI KALIMANTAN TIMUR

       
       Dalam dialog interaktif di RRI bertajuk “Prospek Bisnis dan Investasi di Kaltim”, Stasiun Samarinda, tanggal14/2-2017, jam 09.00 – 10.00 tadi pagi, di pandu oleh Marga Rahayu. Acara ini merupakan program dan kegiatan Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Kaltim bekerjasama dengan RRI Stasiun Samarinda. Dengan menghadirkan narasumber kami sendiri (Fuad Asaddin) dari dinas P2KUKM Kaltim sebagai wakil pemerintah, ibu Donna Faroek, dari HIPMI Kaltim dan Bapak Alexander, dari KADIN Kaltim.

         Acara Dialog interaktif ini mendapat respon baik dari pendengar di Kaltim, hal itu terindikasi dari banyaknya SMS yang masuk maupun, pertanyaan-pertanyaan dari pendengar.

Prospek Bisnis dan Investasi

        Prospek Bisnis dan Investasi di Kaltim, adalah harapan dan kemungkinan pengembangan bisnis dan Investasi di Kaltim pada masa yang akan datang. Terkait dengan peluang, tantangan dan kendala pengembangan bisnis dan investasi di Kaltim yang perlu diatasi, agar potensi Kaltim meliputi minyak, gas, batubara, lahan pertanian dan perkebunan, sumberdaya perikanan dan kelautan, bahan baku industri, kehutanan dan lain-lain ini bisa dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang berkelanjutkan dan meningkatkan basis pembangunan bangsa selanjutnya dimasa yang akan datang.
Gambar 1. Sebelah kiri Ibu Marga Rahayu, Donna Faroek (tengah), sebelah kanan
Fuad Asaddin, dan Alexander paling kiri. 
         Kaltim sangat menyadari besarnya Produk Domestik Regional Bruto, dan pergerakan ekonomi masyarakat saat ini, disebabkan oleh distribusi pertambangan dan industri, berbasis migas dan batubara sebesar kurang lebih 75 – 80 persen. Walaupun, peningkatan distribusi kedua sektor ini tidak berkorelasi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat luas diluar sektor tersebut, akibatnya kurang memberikan makna yang besar dalam mendongkrak taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu rencana pembangunan ekonomi Kaltim sejak awal, visinya Gubernur Kalimantan Timur, Bapak H. Awang Faroek Ishak beserta wakil, sangat fokus pada sumber daya alam terbarukan, melalui tranformasi ekonomi dari migas dan batubara ke agroindustri, dan sumberdaya lain.

Skenario Pembangunan dan Pengembangan Daya Saing

         Skenarionya, pendapatan daerah bersumber dari migas dan batubara, diinvestasikan pada pembangunan SDM, infrastruktur, dan memperkuat pelayanan publik dan kelembagaan pemerintah, serta melestarikan lingkungan, untuk membangun dan meningkatkan daya saing ekonomi.

        Namun memang perlu tenaga, biaya, investasi, regulasi, dan kesabaran masyarakat untuk menekan Increamental Capital Output Ratio dari 3 menjadi sekitar 1,5 – 2,5, agar berdaya saing yang lebih besar. Untuk menarik minat bisnis dan investasi, dalam upaya mendorong tumbuh dan berkembangnya lapangan usaha dan kerja. Dalam menumbuhkan daya saing kita yang lebih besar masih diperlukan 100 trilyun, untuk membangun infrastruktur, human capital, pengembangan 11 kawasan Industri, dan hilirisasi produk migas dan batubara serta agro indutri di Kaltim. Untuk itu dibutuhkan dukungan semua pihak, tidak saja Pemprov Kaltim, tetapi juga Pusat dan Kabupaten/kota, terutama dukungan kesiapan Tata Ruang, Lahan, tenaga kerja dan masyarakat setempat.

BERSEPRAH DI HALAMAN KANTOR GUBERNUR KALTIM

Acara Ber 'Seprah" di Kantor Gubernur Kaltim



Ketika acara ber Seprah dimulai, oleh Bapak Dr. Rusmadi, M.Sc. (Sekdaprov Kaltim) yang membuka atas nama Gubernur Kalimantan Timur, maka ratusan hadirin yang datang pada acara rangkaian hari terakhir Ultah Kaltim ke 60 tahun ini, meluruk.
Mereka menuju ke hidangan pagi diatas gelar tikar/hambal, yang dihamparkankan oleh puluhan SKPD Provinsi Kaltim, Lembaga Instansi Vertikal, BUMD, dan lainnya di Kalimantan Timur di Halaman depan Kantor Gubernur, Jl. Gadjah Mada No.2 Samarinda.
Ditengah gerimis kecil, antusisme pengunjung nampak sangat bersemangat. Anak-anak, orang tua, laki - perempuan. Semua, ada yang menikmati bubur, nasi kuning, buras, bihun, kue-kue, dan lain-lain. Mereka sangat lahap.
Saya terharu melihat suasana ini. Ber”seprah “ adalah duduk bersama menikmati suguhan gratis, buat rakyat, seandainya acara seperti ini, juga dilakukan oleh kabupaten/kota lain (selain di Kukar - Tenggarong), di Kalimantan Timur, tentulah rakyat lebih sering menikmati suguhan langsung yang menyejukkan dan mengenyangkan ini.
Ditengah-tengah kita mengalami kelesuan ekonomi, dan menghangatnya suhu politik nasional di awal 2017 ini. Rasanya acara yang digelar Pemprov Kaltim ini telah menjadi sebuah penawar "kesusahan" rakyat kita. Semoga saja.